Perihal Rindu, Kamu Pasti Tau

Bertubi-tubi pikiranku dihajar atas kejadian yang bukan lagi patutnya ku ingat. Mungkin memang saatnya rindu muncul setelah menikmati hari tanpa kisah bersama.

Pagi yang tidak seperti biasanya. Bukan pengingat yang sengaja aku buat untuk membangunkanku, melainkan sapaan pagi yang membangunkan untuk segera beraktivitas, kini tak lagi ada.

Ternyata ini bukan mimpi. Ku coba lengkapi hari demi hari dengan sadar atas hilangnya semua keterbiasaan bersama.

Tapi aku masih sedikit ingat, disetiap pagi, aku harus mulai menyiapkan sarapan, bahkan jenis sarapan kita jauh berbeda. Kamu yang harus memilih makanan berat dan aku yang hanya memilih menikmati segelas kopi di pagi hari, selalu menjadi perdebatan kecil sebelum beraktifitas. “Bisa gak kamu makan nasi dulu sedikit, baru ngopi”,  katamu disetiap pagi. Lucunya, aku masih terus menikmati kopi panas, tanpa suapan nasi terlebih dahulu.

Aku mulai mengingat lagi, hal-hal kecil yang bisa membuat ku tersenyum.

“Aku pengen beli itu”
“Aku mau itu ya”
“Makan yuk”
“Eh cobain makanan baru itu yuk”
“Jajan yuk”, dasar aku yang selalu banyak mau. Sementara kamu hanya selalu mengeluh karena harus menghabiskan semua apa yang aku pesan.

Tiap jam, bahkan tiap menit, selalu saja ada cerita yang ku kirimkan melalu pesan berantai ke ponselmu, asiknya kamu tak sedikitn pun melewati semua cerita itu. Kini aku nikmati sendiri setiap cerita yang terjadi.

Pertanyaanku, apakah kamu juga mengingat itu semua dengan mudah?.

Tunggu, harusnya kamu tau rindu itu bukan hanya untukmu saja, tapi juga boleh untuk ku tau.

Berjalan dengan waktu, rindu berubah menjadi hal biasa yang kadang menghampiri untuk mengingatkan kita bahwa, kita harus menerima dan mendoakan segala kebaikan yang terjadi dalam hidup ini. Tidak bersamamu adalah satu kebaikan besar yang terjadi dalam hidupku.

3 Comments Add yours

  1. Inggrity says:

    Postingan ini cocok dijawab dengan lirik lagunya Nadin yg Sorai;
    “Kau dan aku saling membantu
    Membasuh hati yang pernah pilu
    Mungkin akhirnya tak jadi satu
    Namun bersorai pernah bertemu”

    Meskipun sepertinya personal, tapi rasanya pengen nyaut aja hehe. Gapapa yah

    Like

    1. Saya auto dengerin lagunya mba, hehe makasih lho

      Liked by 1 person

      1. Inggrity says:

        Yess, semoga suka 🙂

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s