Apa Sih Donor Apheresis?

Kenapa tiba-tiba mau ngebahas tentang Apheresis? Sebenernya udah lama mau nulis tentang apheresis, terlebih gw sendiri udah aktif jadi pendonor apheresis dari awal tahun 2018. Awalnya kenapa bisa donor apheresis dan keterusan sampe sekarang itu bukan karena tiba-tiba, tapi itu semua berawal dari kisah Jane yang kritis pagi itu, baca disini ya. Memang sejak kepergian Jane bikin gw jadi aktif buat donor apheresis sampai sekarang.

Oke, mari kita tinggalkan dulu kisah Jane.

Jadi donor apheresis sendiri ini lebih dikenal dengan sebutan donor trombosit. Beda dong sama donor darah merah pada umumnya? Jelas beda, donor darah merah itu mengambil semua komponen dalam darah , kalau donor apheresis sendiri hanya mengambil beberapa komponen darah tertentu, misal tadi trombosit, sel darah putih atau plasma darah. Begitu pun alat yang digunakan apheresis beda dengan alat yang digunakan untuk donor darah merah.

Alat Donor Apheresis

Sebulum kita melakukan donor apheresis, pastinya kita harus memenuhi beberapa ketentuan dan melakukan skrining terlebih dahulu. Skrining juga menjadi bagian paling penting sebelum melakukan donor apheresis, yang gunanya untuk melihat apakah ada infeksi menular atau tidak yang terdapat dalam darah kita.

Terus apa lagi yang membedakan donor apheresis dan donor darah merah? Selain alat yang digunakan serta proses skrining, donor apheresis juga memiliki waktu donor jauh lebih lama. Jika donor darah merah membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit, donor apheresis bisa memakan waktu 1-1,5 jam. Rentang waktu si pendonor sendiri juga berbeda, untuk donor darah merah kamu diperbolehkan kembali berdonor setelah 1-3 bulan, sedangkan donor apheresis bisa dilakukan setelah 2 minggu melakukan donor.

Sambil donor sambil infusan hehe

Simpelnya gini deh, karena gw udah terdaftar sebagai relawan apheresis, jadi gw bisa kapanpun dihubungi sama Laskar Apheresis untuk donor. Data skrining gw sudah ada, dan harus skrining lagi setelah 3 bulan.

Gw dateng ke bank darah Rumah Sakit Dharmais, lalu kemudian dicek tensi dan lainnya. Semua alat sudah siap, lalu suster ambil darah gw dan mulai lah proses donor apheresis. Ada beberapa kali putaran gitu sih dari si mesin ini, setelah selesai pengambilan dan penyaringan trombosit, darah kita akan dikembalikan lagi ke dalam tubuh kita. Dibagian pengemabilan darah ini yang kadang suka bikin gw KO hahaha. Kok bisa? Iya abis kayak ada apa gitu di dalam tubuh gw, gitu deh rasanya. Nah proses itu semua lah yang membuat donor apheresis ini cukup lama.

Setelah darah kembali lagi ke dalam tubuh, hasil trombositnya akan diberikan kepada penerima donor. Mostly memang yang membutuhkan donor trombosit biasanya para pasien pengidap penyakit kanker.

Ini hasil Trombosit yang akan didonorin

Khasiatnya apa donor apheresis? Jamu kali ah khasiat. Khasiatnya nanti tau sendiri kalau udah nyobain. Terus gimana kalau mau daftar atau ikutan jadi pendonor apheresis? Gampang, cek aja langsung webnya Yayasan Laska Aferesis Berbagi di http://www.aferesis.or.id atau bisa cek Instagram mereka @apheresissquad ya.

Kalau ada yang mau donor bareng, berkabar ya. See you!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s