Mencari Kiblat di Rumah Kafir

Sedang dititik yang mana gw suka ngomong dalam hati, “Kenapa mesti beda agama?”, “Kenapa mereka pisah karena beda agama?”, “Kenapa ya dia pindah agama biar bisa sama-sama?”. Berawal dari siang hari, gw bertamu ke rumah sahabat, “Shalom, akhirnya gw sampe juga di rumah lo”, sapa gw. Seperti biasa gw dan temen gw, sebut aja Delima,…

Perihal Rindu, Kamu Pasti Tau

Bertubi-tubi pikiranku dihajar atas kejadian yang bukan lagi patutnya ku ingat. Mungkin memang saatnya rindu muncul setelah menikmati hari tanpa kisah bersama. Pagi yang tidak seperti biasanya. Bukan pengingat yang sengaja aku buat untuk membangunkanku, melainkan sapaan pagi yang membangunkan untuk segera beraktivitas, kini tak lagi ada. Ternyata ini bukan mimpi. Ku coba lengkapi hari…

Kita Tak Pernah Ada

Suatu yang tidak pernah diharapkan bahkan tidak sedikit pun terfikirkan untuk bertemu kamu dalam hangatnya perbincangan. Siang itu akan menjadi siang yang selalu aku inginkan kembali, dimana awal aku bertukar kata dengan seorang pria angkuh, yang bahkan kehadirannya tidak aku inginkan. Siang berganti malam, tidak ada rasa yang tertinggal selepas kami bersapa di siang hari….

Kopi Kenangan Kamu

Hi, kamu apa kabar? Masih ingat kan kopi kesukaan aku? Iya, kopi hitam flores favoritku yang dibuat dengan cara french press. Sejak kepergianmu tidak ada lagi kedai kopi yang menarik untuk aku singgahi, bahkan sejak saat itu aku bisa untuk tidak meminum segelas kopi pun. Tapi kali ini ku beranikan diri untuk datang ke kedai…